Perjuangan Saya Melawan Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran

- April 09, 2020
Berikut kisah isteri sahabat saya yang tengah bergulat dengan maut Covid-19. Tidak lama berduka setelah ibundanya wafat.

Sang suami sendiri tidak bisa pulang ke Indonesia karena 'lockdown' di negeri tempatnya kini bekerja.

Isteri dirawat di wisma atlit. Sementara anak-anak tinggal di rumah saling merawat dan menjaga satu sama lain.

Sebuah ujian yang nyaris sempurna. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan dan kesabaran yang sempurna sebagai jalan meningkatkan derajat di Sisi-Nya.
____________________________

Melawan Covid 19 di Wisma Atlet Kemayoran

Saya akan sedikit berbagi pengalaman dengan temen2 sekalian :

1. Saya sebelum berangkat ke RSD wisma Atlet ini sudah 5 hari sakit di rumah.

2.  3 hari awal demam batuk pilek... Saya istirahat saja di rumah... Hari ke2..tetangga rumah (nempel) meninggal... Hari ke 4 saya sakit Ibu saya meninggal... Hari ke 5 saya bener2 drop... Pusing... Luemess buangeet, keringat dingin bercucuran hingga ganti baju berulang kali..

3. Hari ke 5 pagi jam 10 saya ke puskesmas Kelapa Gading untuk tes rapid... Disuruh pulang untuk tunggu hasilnya

4. Jam 11 saya sudah nggak tahan lagi minta dibawa ke RS Colombia Asia... Langsung diinfus disuntik obat lambung dan diberikan macam2 vitamin

5. Alhamdulillah jam 2 siang badan terasa ada tenaga... Jam 3 sore dapat kabar dari Puskesmas Kelapa Gading kalau saya positif Corona

6. Kemudian saya informasi ke pihak RS Colombia Asia... Bahwa saya positif Corona... Langsung saya dipindahkan ke ruang isolasi (waktu itu saya di IGD) dan suster pake APD lengkap yang melayani saya... Tidak boleh yang lain

7. Saya yang tadinya sudah ada tenaga... Ngedrop lagi... Keringat dingin lagi... Anak saya yang ikut jaga juga jadi deg2an... Takut tertular... Saya langsung puter otak... Bagaimana ini solusinya... Bagaimana mengatasinya.. suami lagi kena lockdown di Abu Dhabi (bandara tutup... Tidak ada penerbangan) keluarga besar sedang berduka setelah meninggalnya Ibu...

8. Masya Alloh... Allohu Akbar... Lal Haula wala Quata Illa Billah... Dzikir dzikir dan dzikir saja yang aku bisa (aku lagi nggak bisa sholat dan ngaji)... Alloh... Aku hanya bisa bergantung padamu... Tolong hamba tolong hamba... Sediih bingung dan hanya Alloh tempatku bergantung

9. RS Colombia Asia memastikan bahwa aku tidak boleh dirawat di situ... Alhamdulillah Alloh kasih jalan keluar...
Dokter di puskesmas Kelapa Gading adalah kawan akrab dan tetangga di Singapore dulu... Mencari kan jalan untuk dirujuk ke RS wisma Atlet

10. Akhirnya malam itu saya keluar dari RS Colombia Asia menuju Puskesmas Kelapa Gading untuk naik ambulan khusus covid 19 dibawa ke RS wisma Atlet

11. Akhirnya Sabtu malam tgl 28 Maret 2020 saya tiba di RS wisma atlet dalam keadaan lemah pusing keringat dingin batuk

12. Selama 5 hari pertama disini... Masya Alloh... Rasanya mati itu dekaat sekali... Mungkin karena reaksi obat yang banyak dan keras... Setelah minum obatnya... Rasanya muter, pusing, mual, muntah, lemes, BAB sehari bisa 15 kali, perut nggak karuan... Yang bisa hanya pasrah ikhlas berdoa dan dzikir saja... Inget Alloh selalu... Minta tolong kepadaNya... Tolong sembuhkan tolong sehatkan kembali... Tapi jika memang sudah waktuku ya Alloh... Tolong matikan aku dalam keadaan Husnul khotimah... Aku ikhlas ya Alloh... Atas segala ujian dariMu

13. Sampai hampir trauma ketika waktunya minum obat... Tapi itu bisikan Syaiton... Kita lawan... Bismillah.. ya Alloh kami minum obat2 ini sebagai wujud kami ikhtiar mencari kesembuhan dariMu... Bismillah minum obatnya... Abis itu dzikir terus sampai tertidur... Bangun mual lagi Bab lagi sampai bolak balik ke toilet... Badan lemes banget... Nafsu makan nggak ada... Tapi dipaksakan saja... Semangat untuk sembuh... Sambil terus minta pertolongan Alloh SWT

14. Alhamdulillah setelah melalui 5 hari terberat (masa2 puncaknya kerja virus Corona) badan mulai beradaptasi dan mungkin virusnya sudah kalah... Badan mulai enakan lagi

15. Hari ke 7 disini dites rapid kembali... Hasilnya masih positif Corona

16. Tapi kami terus berjuang... Berdoa, makan sehat... Alhamdulillah disini dikasih makan nasi kotak 3x sehari plus snack, Dan juga berjemur, stay positive thinking

17. Mohon doanya agar kami disini segera negatif Corona semuanya... Dan bisa pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga... Kangeeennn bangeeett pingin pulaaangg.

#StayatHome




-- Ahmad Dzakirin
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search