Presiden PKS Paparkan 4 Hikmah Tersembunyi di Balik Covid-19

- April 20, 2020

Jakarta (20/4) - Presiden PKS Mohamad Sohibul melihat ada empat hikmah di balik wabah Virus Corona (Covid-19)

"Pertama, tingkat pribadi ini kita seolah-olah diberikan kesempatan oleh Allah swt memiliki waktu yang lebih panjang untuk tetap berada di rumah," kata dia pada Senin (20/4/2020) malam saat mengisi Tarhib Ramadan yang disiarkan secara daring oleh PKS TV.

"Ini tentu memberi kesempatan ke kita untuk lebih dekat dengan keluarga kita. Bagi mereka yang jauh antara orangtua dan anak. Runaway children, anak-anak yang lari dari rumah, orangtuanya sibuk. Mungkin dengan kejadian ini membuat mereka kembali sama-sama di rumah. Di waktu Ramadan kita bisa ibadah banyak lagi bersama keluarga," imbuh Sohibul.

Kedua di tingkat kemasyarakatan dan juga tingkat negara, Covid-19 membawa hikmah bahwa kita sekarang harus bahu-membahu saling bantu antara anggota masyarakat dengan anggota masyarakat lainnya.

"Kita saksikan covid-19 memberikan dampak yang besar bagi saudara kita yang kebetulan tidak beruntung. Kita jadi meningkatkan solidaritas dan kepedulian kita terhadap masyarakat. Dan tema milad PKS ke-22 adalah bagaimana kita keluarga Partai Keadilan Sejahtera bisa lebih meningkatkan solidaritas sosial dengan semakin baik lagi memberikan khidmat kepada masyarakat," ujar dia.

Yang ketiga, dengan kejadian wabah ini kita diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk mengalami sebuah dunia yang tidak sama yang kita lalui dengan kemarin-kemarin.

"Dengan wabah ini kita kerja di rumah. Pabrik-pabrik dihentikan. Ternyata berdampak positif bagi kondisi enviromental. Lingkungan hidup kita. Di masa-masa ini menyaksikan kembali langit biru di Jakarta. Yang selama ini kita tidak pernah menyaksikannya. Masyarakat Jakarta bisa melihat Gunung Salak, Gunung Pangrango saat ini. Padahal di saat lain tidak pernah kita saksikan," ungkap dia.

Juga menurut penelitian ozon yang selama ini bocor sekarang mengalami perapatan walau tidak sepenuhnya tertutup. Demikian juga polusi udara yang sangat berkurang.

"Terakhir, keempat, tidak kalah penting. Ternyata ada sekelompok ilmuwan yang mencari apa yang kira-kira formula yang lebih baik untuk kehidupan ke depan. Sekarang mereka banyak menampilkan nilai-nilai Islam yang bisa menjadi satu alternatif. Covid-19 bisa dicegah dengan higienitas. Mereka bertanya siapa yang bisa mengajarkan higienitas. Islam yang dicontohkan Rasulullah sangat menjaga higienitas. Cuci tangan sebelum makan bahkan berwudhu untuk bersuci. Rasulullah juga melarang meninggalkan daerah yang terkena wabah atau mendatangi daerah yang terkena wabah," tutur Sohibul.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search