Enam Kejanggalan Kematian Misterius Editor MetroTV

- Juli 30, 2020
Kematian Editor MetroTV, Yodi Prabowo masih menyisakan tanda tanya. Pihak kepolisian menyatakan Yodi diduga kuat bunuh diri dan dinilai depresi.

Di tayangan Mata Najwa Rabu (29/7/2020), kedua orang tua Yodi membagikan ceritanya tentang Yodi. Mereka tidak percaya dengan pernyataan pihak kepolisian.

“Saya enggak terima anak saya dibilang depresi. Harusnya yang memeriksa itu tanya ke keluarga gimana sehari-harinya Yodi. Jangan langsung disimpulkan depresi,” kata Suwandi, Ayah alm. Yodi Prabowo.

Di luar pandangan itu, setidaknya, ada enam kejanggalan kematian Yodi:

1. Bagaimana kabar pria berinisial D yang ternyata kenal almarhum dan sempat  pergi dengan kekasih almarhum seminggu sebelum Almarhum dtemukan meninggal. Hilang begitu aja.

2. CCTV ditampakkan ketika almarhum membeli pisau di ACE Hardware namun CCTV yang dekat dengan TKP yang katanya burem nggak diungkap ke publik.

3. Tes HIV (dan hasil pun negatif) bukan berarti orang punya masalah/depresi. Siapa saja bisa tes HIV.

Dari keterangan Ibunda ternyata sebelum almarhum ke dokter spesialis kulit dan kelamin almarhum mengeluh karena gatal-gatal di sekitar paha/selakangan. Apa itu bisa dsimpulkan depresi?

4. Kekasih almarhum sudah 7 tahun pacaran tapi almarhum tidak ada kabar 3 hari diam-diam saja, bahkan tidak tahu kalau Ibunya almarhum tidak telepon menanyakan keberadaan almarhum.

5. Logikanya sebagai kekasih pas tahlilan kenapa bukan ikut malah ke kamar almarhum buka-buka laptop almarhum.

6. Kalau emang bisa melukai diri sendiri sampai 4 luka dada dan leher karena pengaruh obat. Apa iya setelah menusuk sampai sedalam itu korban masih bisa melukai lehernya? Sedangkan hasil otopsi meninggal karena luka benda tajam di leher.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search